Pages

Sunday, June 20, 2010

Next Time I Fall in Love..

Next time I fall in love, it will be with you..

Jika saatnya nanti kita bertemu,
Akan ku pandangi kamu, satu jam, dua jam, bahkan mungkin seharian.
Tak apalah menganggu jam makan siangku, melihatmu, kuyakin tenangkan hatiku.

Jika saatnya nanti aku memilikimu,
Akan ku sayangi kamu sepenuh hatiku,
Akan ku berikan kamu yang terbaik dari hidupku,
Bahagiamu tentulah menjadi bahagiaku.

Jika saatnya nanti aku melihatmu tumbuh,
Akan kuberikan kamu support dan kepercayaan,
Bilang padaku jika kamu kecewa,
Sampaikan padaku jika kamu tak suka,
Aku akan berusaha menjadi lebih baik lagi.

Jika saatnya nanti kamu memilih hati yang lain untukmu berbagi hidupmu,
Jangan khawatir sayang, aku akan tetap mencintaimu,
Pintu rumah akan selalu terbuka untukmu, untuk sekedar berkeluh kesah atau bercerita apa saja.
Aku pasti tidak akan lupa meng-email mu setiap minggu, sekedar berkata hello, dan berharap bahagia selalu hidupmu..


Anakku sayang,

Jika nanti kamu ada dihidupku,
Percayalah, aku akan mencintaimu hingga akhir usiaku..

Thursday, June 17, 2010

Animals Rights

"The time will come when men such as I will look upon the murder of animals as they now look on the murder of men." Leonardo da Vinci


Jika ditanya tentang cita-cita, sejak kecil rasanya cita-cita saya berubah mengikuti jamannya :-)

Saat masih usia sekolah dasar misalnya, jika ditanya mau jadi apa, saya pasti bilang saya ingin jadi power rangers, rasanya keren sekali punya jam yang bisa dipakai berkomunikasi dan berubah menjadi robot.

Saat remaja cita-cita saya berubah ingin menjadi gadis sampul *dikaplokmasa*
Persaat itu rasanya saya begitu confident dengan diri saya, tapi malah malu-malu untuk mengirimkan formulir pendaftaraan gadis sampul.

Ketika beranjak dewasa, dan memasuki bangku perkuliahan, cita-cita saya menjadi lebih realistis.
Saya ingin menjadi seorang banker, yup seperti ayah saya.
Maka saya pun patuh saja saat diminta untuk memilih Ekonomi Akuntansi demi terwujudnya cita-cita ini.

Sekarang, saya berusia 26 tahun, pekerja kantoran, MNC Oil and Gas Industry di Singapura.
Menikah, memiliki 2 ekor kucing, dan sangat bahagia.
Cita cita saya??
Saya ingin mendirikan animal shelter (tempat penampungan hewan).
Hewan apa saja boleh turut serta; kucing, anjing, kuda, kura-kura, monyet, babi, sapi, domba, angsa, ayam, hamster, you named it.
Hewan apa saja, yg sudah tidak diinginkan pemiliknya, yang sibuk mencari makan di jalan-jalan, yang dilempar batu oleh anak-anak di kompleks perumahan.


Beberapa waktu belakangan, pikiran saya memang disibukkan oleh semua hal yang menyangkut animal rights.
Betapa inginnya saya, semua manusia di dunia ini bisa sedikit "berdamai" dengan hewan.
Mereka bisa sakit, mereka bisa merintih, tapi mereka tidak bisa bersuara untuk kesakitannya.
Kita tidak sedang diserang, kita tidak sedang di ancam, tapi kita menyerang, dan mengancam.
Saya selalu bilang ke orang-orang terdekat; if you can’t stop to eat them, please eat them lesser.

Jadi jika kamu membaca post ini, tolong dipertimbangkan juga kalimat diatas yaaa and I will owe you a big thanks!

Berikut ada video yg sengaja saya lampirkan.
Serem memang, tapi semoga dengan melihat video ini kita jadi lebih bisa bijaksana dalam memilih siapa dan apa yg kita makan.
Berikut linknya: http://www.meat.org/video-2.asp

Ingin tau lebih banyak tentang animals rights?
Kamu bisa buka website: http://www.peta.org/

Monday, May 24, 2010

Pria itu..


Pria itu membetulkan letak kacamatanya
Dahinya berkerut-kerut lantas mencoret-coret sesuatu di kertas.
Saya menatapnya dan membantin, pasti yang dikerjakannya sangat susah dan rumit..


Pria itu baru pulang dari kantornya..
Segera dia berganti baju dan mengambil sapu.
Membersihkan rumah mungilnya, mencuci piring jika ada piring kotor tersisa..
Saya menatapnya kagum, dia bukan seperti pria kebanyakan yang tidak mau menyentuh pekerjaan wanita.
Pastilah dia pria yang istimewa


Pria itu bergegas beranjak..
Membawa barang-barang belanjaan..
Berat dan banyak..
Tapi dia tersenyum manis sekali..
Senyumnya untuk seorang wanita..
Wanita yang sebenarnya biasa saja..
Wanita yang dipilihnya menjadi kekasih jiwa selamanya..
Wanita yang baginya sangat istimewa..
Wanita yang saat mengetik blog ini tersenyum dan bersyukur memiliki kekasih jiwa seperti dia..

Wednesday, May 19, 2010

Call Me By My True Name


Poems berikut ini saya copy paste dari milis Vegan.

Kamu tidak perlu menjadi Vegetarian untuk membacanya.
Poems berikut dari hati saya untuk hati kamu….


The last time you ordered me for dinner, you forgot my true name.

I am not some wonton.
Please call me by my true name -I am "Pig".
I wish you saw how lovable I was.
You might have given me a personal name too.
Please remember I was killed unhappily, even as you eat me happily.
For I loved my life, just as you love yours.

I am not some nugget.
Please call me by my true name -I am "Chicken".
I wish you saw how lovable I was.
You might have given me a personal name too.
Please remember I was killed unhappily, even as you eat me happily.
For I loved my life, just as you love yours.

I am not some burger.
Please call me by my true name -I am "Cow".
I wish you saw how lovable I was.
You might have given me a personal name too.
Please remember I was killed unhappily, even as you eat me happily.
For I loved my life, just as you love yours.

I am not some fillet.Please call me by my true name -I am "Fish"
I wish you saw how lovable I was.
You might have given me a personal name too.
Please remember I was killed unhappily, even as you eat me happily.
For I loved my life, just as you love yours.

I am not some foie gras.
Please call me by my true name -I am "Goose".
I wish you saw how lovable I was.
You might have given me a personal name too.
Please remember I was killed unhappily, even as you eat me happily.
For I loved my life, just as you love yours.

Before you order me for dinner next time, please remember my true name.

Thursday, May 6, 2010

Uniquely Singapore

Kemarin sepulang kantor, saya mampir ke supermarket dekat rumah.
Selesai berbelanja, karena terburu-buru (alesan, hihihi), uang selembar sepuluh dollar Singapore (kira-kira sama dengan 68,000 Rupiah) jatuh dari saku celana kantor saya,
saya baru sadar setelah seorang pria muda, kira-kira usia awal 30-an menghampiri saya dan mengembalikan uang itu.

Memang hanya sepuluh dolar, tapi pria muda tadi membuat langkah kaki saya terasa begitu ringan saat beranjak pulang.
Begitu baiknya dia, itu pikir saya..
Tapi begitulah Singapore.
Itulah Singapura.

Kota/Negara ini, kenyamanan dan keamanannya membuat saya betah, meskipun saya baru 2.5 tahun menetap disini.

Ya ya ya, meskipun housing-nya kecil imut-imut dengan harga amit-amit.
TAPI

Disini saya biasa melihat sekelompok orang jogging jam 11 malam – iya 11 malam.
Tanpa takut ada kucing garong :p

Disini saya melihat wanita-wanita cantik terlihat semakin cantik dengan pakaian super modis dan kadang (maaf) super ketat.
Tanpa takut di colak colek.

Disini saat *secara tidak sengaja* bersenggolan baik dengan lawan jenis ataupun sesama wanita pasti akan saling mengucapkan “sorry..”

Disini angkutan umumnya bersih, full air conditioner, nyaman, dan murah.

Disini begitu banyaknya garden dan greenery yang bikin adem.

Overall I Love this city.
I love Singapore.

Wednesday, April 28, 2010

Happiness is a choice


Ada yang pernah bilang kepada saya “Dian, kamu terlihat sangat bahagia”..

Ya, saya bahagia..
Saya masih bisa berjalan, melihat, dan mendengar dengan normal,

Ya, saya bahagia..
Saya memiliki seorang suami yang sangat menyayangi saya,

Ya, saya bahagia..
Saya memiliki pekerjaan yang saya syukuri,

Ya, saya bahagia..
Saya memiliki orang tua yang masih sehat dan bisa saya telvon kapanpun saya mau,

Ya, saya bahagia..
Saya memiliki kakak-kakak dan keluarga besar yang menyenangkan,

Ya, saya bahagia..
Saya memiliki 2 ekor kucing yang saya sayangi,

Ya, saya bahagia,
Ya, saya bersyukur.

I convince you that I am happy, you believe me, and then I convince my self.
Why don’t you try to convince your self?
I act happy, feel happy, and am happy.
Happiness is a choice – let’s choose to be happy :)

Monday, April 26, 2010

And I cried..


3 hari yang lalu saat membuka facebook, saya melihat teman saya (seorang ibu muda dengan satu anak balita) meng-upload photo baru anaknya, dengan kura-kura.
Iya kura-kura.

Di photo terlihat jelas sekali, anaknya dengan courious-nya bermain-main dengan si kura-kura kecil, saat kura-kura itu bersembunyi, sang anak memasukkan kukunya untuk mengambil kepala kura-kura kecil itu.

Dan saya, saya menangis! Iya menangis.
Saya menangis untuk si kura-kura kecil, merasakan bagaimana sakitnya saat kuku kuku sang anak mengenai kulit kepalanya yg lembut.
Saya menangis saat kura-kura kecil itu sedemikian tidak berdayanya, dan hanya bisa bersusah payah menyembunyikan kepalanya..
Saya menangis, karena saya tidak bisa melakukan apa2 selain menangis.

Teman saya, si ibu muda, saya tidak menyalahkan dia.
Ibu mana yang tidak bahagia melihat anaknya senang dan tertawa.
TAPI.
Kura-kura kecil tadi, apakah ia hasil cloning?
Jelas tidak, si kura-kura kecil juga mempunyai ibu.
Bagaimana perasaan ibu kura-kura jika melihat anaknya kesakitan?

Hey kura-kura kecil, semoga selalu bahagia jiwa kecilmu – aku berdoa untukmu.

"Life is life--whether in a cat or turtle or dog or man.
There is no difference there between a cat or a man. The idea of difference is a human conception for man's own advantage"